Kamis, 29 Maret 2012
POMPA HIDROLIK STIK ES CREAM....
Asslamualaikum....
Heyy kawan... how are you???
Alat peraga kembali posting nihhh... ^_^
Emmm.... Mungkin ada yang belom tau ya,,,alat peraga kegiatannya kapan ya??? alat peraga ngapain aja ya ??? Buat apa aja ya???...hehehe
OK OK... minggu ini tepatnya hari selasa, 27 maret 2012 kelompok alat peraga P.fisika angkatan 2010 buat proyek niii.... namanya POMPA HIDROLIK STIK ES CREAM....mungkin teman2 udah ada yang tau atau mungkin ada yang pernah buat alat peraga yang satu ini...??? wah wah kami ketinggalan donk???? Hmmm gak masalah kalau mau belajar gak ada yang namanya ketinggalan... :D
Pompa hidrolik stik es cream ini adalah aplikasi sederhana dari hukum pascal yaitu “Jika suatu fluida diberikan tekanan pada suatu tempat maka tekanan itu akan diteruskan ke segala arah sama besar”( Blaise Pascal (1623-1662))....
supaya tambah jelas... lihat video dibawah ini...
Jika dilihat sekilas mirip seperti robot bukan??? robot kayu ~_~” ....
Pompa hidrolik stik es cream ini bahan utamanya adalah stik es cream pastinya, tapi bahan yang gak kalah penting adalah bekas suntikan yang sudah disterilkan,itu inti dari pompa hidroliknya kawan... dua suntikan satu sama lain dihubungkan ujungnya dengan selang kecil,, Saat pengisap pertama diberi gaya tekan, gaya tersebut akan diteruskan oleh fluida (udara) yang terdapat di dalam suntikan. Akibatnya, udara dalam suntikan akan diteruskan melalui selang kemudian menghasilkan gaya angkat pada penghisap kedua dan dapat mengangkat penghisap kedua. Prinsip ini yang nantinya menjadi tonggak utama bekerjanya pompa hidrolik stik es cream tersebut yang bisa mengangkat dan menurunkan kerangka stik es cremnya.... :-h
Pompa hidrolik stik es cream ini bahan utamanya adalah stik es cream pastinya, tapi bahan yang gak kalah penting adalah bekas suntikan yang sudah disterilkan,itu inti dari pompa hidroliknya kawan... dua suntikan satu sama lain dihubungkan ujungnya dengan selang kecil,, Saat pengisap pertama diberi gaya tekan, gaya tersebut akan diteruskan oleh fluida (udara) yang terdapat di dalam suntikan. Akibatnya, udara dalam suntikan akan diteruskan melalui selang kemudian menghasilkan gaya angkat pada penghisap kedua dan dapat mengangkat penghisap kedua. Prinsip ini yang nantinya menjadi tonggak utama bekerjanya pompa hidrolik stik es cream tersebut yang bisa mengangkat dan menurunkan kerangka stik es cremnya.... :-h
Konsep udah, sekarang kembali ke pembuatannya>>>
Pada pertemuan kemarin,anak2 alat peraga 2010 belum bisa menyelesaikan pembuatan pompa hidrolik stik es cream tersebut, karena dalam merangkai stik es cream tersebut butuh ketelitian dan perhitungan yang sangat matang,agar rangkaiannya kuat,kokoh dan gak gampang runtuh...
Pada pertemuan kemarin,anak2 alat peraga 2010 belum bisa menyelesaikan pembuatan pompa hidrolik stik es cream tersebut, karena dalam merangkai stik es cream tersebut butuh ketelitian dan perhitungan yang sangat matang,agar rangkaiannya kuat,kokoh dan gak gampang runtuh...
Pembuatan Pompa hidrolik stik es cream akan dilanjutkan minggu depan,dan diusahakan jadi minggu depan... mungkin alat peraga pompa hidrolik stik es cream ini sangat sederhana,akan tetapi kata pepatah untuk mencapai suatu yang luar biasa kebanyakan dimulai dari hal yang sederhana dulu... ;))
OK....
segini dulu posting dari anak2 alat peraga P.Fisika 2010 untuk kali ini....
Tunggu cerita minggu depan.... pasti akan lebih menarik....
Wassalamualaikm.......
Rabu, 28 Maret 2012
ALAT PERAGA
Alat peraga adalah komunitas mahasiswa di lingkungan prodi Pendidikan Fisika Fakultass Sains dan Teknologi yang berada di bawah naungan inovation-club. Club ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan membuat berbagai macam alat peraga Fisika sederhana yang bisa menerangkan konsep-konsep fisika secara lebih gamblang. Selain nantinya dapat digunakan untuk mempermudah memahamkan peserta didik tentang konsep-konsep dasar fisika juga dapat digunakan sebagai wadah/ajang percobaan kecil-kecilan untuk mahasiswa prodi Pendidikan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Club ini juga dibentuk dalam rangka mendukung sasaran mutu prodi Pendidikan Fisika Fakutas Sains dan Teknologi membentuk lulusan mahasiswa yang berkualitas.
Jika ditilik dari sejarah para penemu seperti Galileo dan Thomas Alfa Edison, di mana mereka selalu mempraktekkan fisika dalam kehidupan nyatanya. Galileo selalu mencobakan memperagakan ulang konsep-konsep dasar fisika yang telah/baru didapatnya sehingga dapat ia buktikan, revisi, maupun mengembangkannya/menyempurnakannya. Bahkan Thomas Alfa Edison tidak lulus SD cuma gara-gara konsep pemikirannya yang berbeda dari pemikiran kebanyakan orang pada umumnya. Ia ingin tahu bagaimana telur itu menetas, apakah kalau yang mengerami manusia juga dapat menetas. Justru dari pemikiran-pemikiran dan percobaan-percobaan sederhana itu akan memunculkan penemuan-penemuan atau ide-ide baru, sehingga dari hal tersebut sekarang pun sudah ada alat untuk menetaskan telur (pengganti oengeraman) bahwa pada suhu berapa telur itu dapat terbentuk menjadi hewan kemudian dapat menetas. Setelah keluar dari SD karena dianggap idiot oleh gurunya, ibu Thomas Alfa Edison yang memahami bakat anaknya memberikan ia ruang dan buku-buku percobaan dari yang sederhana sampai yang komplek ketika besarnya. Dari situ Thomas Alfa edison telah banyak menelurkan ide-ide baru, serta banyak penemuan-penemuan alat yang dimanfaatkan oleh manusia, dan yang paling terkenal adalah bahwa dia menemukan bola lampu. Dari sinilah club ini beranjak, selain digunakan untuk lebih memahamkan fisika baik untuk diri sendiri maupun orang lain (peserta didik bagai mahasiswa pendidikan) juga dapat digunakan untuk penelitian-penelitian dan percobaan sederhana dan diharapkan juga dapat menelurkan ide-ide/gagasan-gagasan baru dari prakarya-prakarya sederhana tersebut. Berdasarkan alasan inilah, kegiatan study club ini dipandang tepat sekali untuk mendorong mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi untuk mampu membuat alat peraga fisika guna menunjang kegiatan belajarnya sebagai mahasiswa prodi pendidikan fisika. Dan dengan dukungan dan arahan dari berbagai pihak, study club ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan fisika mahasiswa prodi Pendidikan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Langganan:
Komentar (Atom)
.jpg)
